Skip to main content

Posts

Tiga Bait tentang Puisi

1. aku rebah dalam lelah kata kata telah menyesatkanku jauh ke dalam rimba gelap puisi kemana kita kan pergi? diri sendiri terluka oleh tanya sendiri demikian nyeri 2. mungkin aku harus mulai melupakan puisi dan tak merindukannya lagi karena...... 3. puisi mungkin telah tak ingin dilahirkan lagi lewat jemariku biarlah karena kutahu ia hanya ilusi yang ingin abadi

PERINGATAN

jangan lagi membaca puisi nanti kau semakin tersesat jauh puisi lebih berbahaya dari candu lukanya lebih parah dari goresan belati jangan coba-coba membaca puisi apa lagi membaca tulisan ini sebagai puisi !

TIBA TIBA SAJA

tiba-tiba saja aku ingin merobek semua kertas yang pernah kusebut puisi, membakar dan menghanguskannya. hingga ia tiada. puisi yang tiada. amboi indahnya. puisi yang tiada. tiada yang puisi. (tapi pembunuhan itu gagal: puisi bangsat kapan kau mampus!) tiba-tiba saja. aku tak ingin peduli. dengan segala macam puisi. awas! kalau kau bilang ini puisi....

Upacara Pengap Dada

1. kupu-kupu robek sayap hinggap di lengkung alismu yang hitam saat hari mulai gelap, dikerjap mata harap demikian lindap. pengap 2. tak ada keteduhan bagi pengap jiwa telah ditandai dengan asin darah sebagai peta mula dan akhir airmata karena gelisah tak pernah takluk bahkan pada teduh matamu.....