Skip to main content

Posts

4 Sajak Hebat dan Menarik

SEEKOR NAGA seekor naga, mengamuk menggeliat deras di dalam dada waktu bergoncang-goncang di moncong uap panas sembur api ludahnya panasnya tak henti mendidihkan semesta menderaskan airmata api mempuingkan segala ingin, hingga arang, hingga abu dalam diri dalam diri, seekor naga mengamuk meminta sesaji puisi DEMIKIAN SERUPA DENTING MERUNCING demikian serupa denting meruncing di saat senja yang hujan kutangkap gelisahmu mungkin dari sunyi atau nyeri mengutuk diri sendiri telah lama kunikmati puisi sendiri yang kutemu sepanjang detik waktu yang membusur ke dalam dada kiri inilah tarian yang paling sempurna puncak diam puncak sunyi puncak puisi puncak segala puncak kekosongan sonyaruri pernah ingin kuterjemahkan puisi dari matamu ke dalam kata-kata tapi tak sampai ucap pada segala senyap rahasia diri puisi dirimu diriku sendiri O KANAK o kanak, sungai riwayat mengalir dari mata, sebagai cahaya, seperti cintaku seperti cinta bunda seperti cinta nenek moyang kita dahulu, bermula dari segala...

di sudut itu kau baca isyarat lampau Dimana Penanda Dimana Petanda

di sudut itu kau baca isyarat lampau :ben abel huruf-huruf yang kau eja, wahai, merasuki angin danau kabarkan padaku tentang mimpi-mimpi yang menjelma seperti puisi yang menjadi keping-keping kenang telah kau baca isyarat dari lampau pada buku-buku tua di sudut itu terjemahkan padaku segala kehendak rahasia dari palung terdalam jejak waktu Dimana Penanda Dimana Petanda :iwank dimana penanda dimana petanda telah lumat huruf di sebalik kalimat adakah tanda meloncenglonceng segala hakikat hanya ikon, arketip tinggal di senja yang murung
INILAH AIRMATA :aceh inilah airmata. airmata yang membuncah. menerjang ke dalam dadaku. hingga remuk redam. segala mimpi inilah airmata. airmata yang merahasia. menghempas dinding-dinding. reruntuhan gempa. jiwa-jiwa inilah airmata. inilah airmata. membanjir. di dalam jiwaku menderas. menguyup. di semesta jiwaku PELUKLAH JIWA peluklah jiwa-jiwa yang semburat memekik ke langit cinta-Mu di deras airmata yang Kau hempaskan demikian gemuruh peluklah jiwa-jiwa yang merindukan keadilan-Mu di deras airmata yang Kau curahkan demikian menderu peluklah jiwa-jiwa yang menyimpan pedih di deras airmata yang Kau titikkan demikian cinta DI SEPANJANG JALAN ITU di sepanjang jalan itu kau temukan bayang-bayang yang kerap menghantu ke dalam mimpimu di sepanjang jalan itu kau deraskan airmata menatap langit mencari pijar cahaya mata di sepanjang jalan itu kau tertatih menapaki rahasia cinta-Nya di sepanjang jalan itu kau tak henti memilih jejalur nasib hidup mati surga neraka di sepanjang jalan itu kau me...
SAJAK YANG LESU :dodi seperti kau lihat sajak-sajak mulai lesu dan layu dedaunnya yang kering luruh jatuh terbang melayang tertiup angin seperti anganmu yang melayang-layang tak tentu tuju ada hikmah di balik segala tapi apa yang tampak dari sajak-sajak yang lesu dan layu seperti diriku?
Terjemah Airmata apa yang dapat kuterjemahkan dari airmata seperti kutemukan sepagi itu di pelupuk matamu genang segala kenang ] dan kasih sayang terpantul dari kegaiban gemercik hujan seharian tak kutemukan kata menterjemah airmata di pelupuk matamu