Skip to main content

Sulur Sulur Waktu


: ibnu hs

sulur sulur waktu yang merambat di usia kita tumbuh
sebagai kenangan yang menjalar di lelangit rindu
sehingga kata sepertinya menjadikan abadi segala yang
fana padahal mimpi yang datang menyelinap dari
kedalaman laut rahasia mendenyarkan isyarat tentang
maut yang demikian telengas sehingga terciptalah puisi
yang sepi menjadi yatim menjadi piatu menjadi
kata-kata yang menolak kehendak dan kepastian walau
tahu segala tak abadi tapi ia menuliskannya seakan
abadi

Comments

Popular posts from this blog

Aku Merindukanmu

aku merindukanmu, tapi jarak dan waktu mengurungku o mata, siapa simpan kesedihan di situ, dalam bening sedu sedan tertahan, dalam dada aku merindukanmu, kau harus percaya itu seperti kau tahu, yang merindu menunggu saat memburu tuju!

Nanang Suryadi Baca Puisi di Setiap Senja

Sila ditengok juga: Puisi Universitas Brawijaya  Nanang Suryadi Lecture UB Web Nanang Suryadi

Mungkin Kau Rindu Sajak

Adalah sajak yang ingin kau baca berulang-ulang: Kumpulan Puisi (Sajak) Religius Sajak-sajak Terbaru dan Terbaik Nanang Suryadi 2011 Contoh Puisi Puisi Yang Sepi Puisi Terbaik di Indonesia Kumpulan Puisi Sunyi Kumpulan Puisi Protes Sosial: Surat Untuk Ibu Pertiwi Contoh Sajak Rindu kepada Tuhan Sajak Di Akhir Tahun