Skip to main content

Bulan Kelahiran

mari kita berhitung

detik
demi detik,

menit
demi menit,

jam
demi jam,

hari
demi hari,

minggu
demi minggu,

bulan
demi bulan,

tahun
demi tahun,

windu
demi windu,

mari kita berhitung,
tinggal berapa waktu lagi


juli, 2008

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Nanang Suryadi Baca Puisi di Setiap Senja

Sila ditengok juga: Puisi Universitas Brawijaya  Nanang Suryadi Lecture UB Web Nanang Suryadi

DI PENGHUJUNG OKTOBER

hujan masih terus gemericik. senja kehilangan semburat cahaya. langit warna kelabu. apa kabar puisi? sia siakah penyair mengekalkan segala dalam kata. puisi menggigil di bawah gemericik hujan. langit yang kehilangan semburat cahaya. senja yang menyisakan warna kelabu. apa kabar penyair? apakah sia sia aku dituliskan. puisi menggigil menari di bawah gemericik hujan.