Skip to main content

Puisi Indonesia Terkini

Jika anda cari dengan menggunakan mesin pencari google.com, maka mungkin akan anda temukan frasa otomatis saat pencarian "puisi" dengan memberikan alternatif pencarian "puisi terkini" "puisi terbaru" "puisi indonesia terkini." dan banyak lagi alternatif pencarian puisi dengan frasa-frasa yang terkadang mengejutkan.

Saya yakin, anda akan tertarik memasuki dan meneruskan menelusuri blog puisi ini, setelah anda menemukan  alamat blog ini dengan memasukkan kata kunci "Puisi Indonesia Terkini." Sebuah keputusan yang tidak salah, karena dalam blog puisi ini anda akan menemukan "PUISI INDONESIA TERKINI" yang ditulis sejak tahun awal tahun 2000 hingga tahun 2013.

Sila anda telusuri blog puisi ini dengan sabar dan teliti, sehingga anda bisa menemukan puisi-puisi yang menurut anda cocok dan bisa anda nikmati. Temukan puisi Indonesia terkini di blog puisi ini.



Sila ditengok juga:

Puisi Universitas Brawijaya 
Nanang Suryadi Lecture UB
Web Nanang Suryadi

Comments

Popular posts from this blog

Aku Merindukanmu

aku merindukanmu, tapi jarak dan waktu mengurungku o mata, siapa simpan kesedihan di situ, dalam bening sedu sedan tertahan, dalam dada aku merindukanmu, kau harus percaya itu seperti kau tahu, yang merindu menunggu saat memburu tuju!

Contoh Puisi Post modern dan Post colonial

DONGENG HANTU DI KOTA SAJAK Buat: penyair w hantu telah meledakkan mimpi kota kota di malam malam panjang mengerikan sebagai teror yang dicipta dalam koran dan televisi dan film holywood di mana tak ada rambo atau james bond yang mampu mencegahnya karena kesumat telah menjadi seamuk mayat yang dibangkitkan dari kuburnya dengan dendam dan belatung dari borok luka yang penuh darah dan nanah gentayangan menghampiri sajak yang penuh kegelapan bahasa yang telah menjadi sulapan dari dunia kegelapan menghantuimu dengan mulut mulut nganga berbau busuk propaganda tak henti henti dari botol botol minuman impor berlabel franchise formula dan resep paha ayam bumbu tepung menyerbu lambung kanak kanakmu sebagai sampah yang dilesakan ke dalam lapar negara negara dunia ketiga yang mabuk bahasa iklan dan ekstasi yang menjungkirbalikan kepala hingga di bawah telapak kaki para monster yang telah menciptakan frankenstein dan domba dolly berkepala manusia di pesta pora membunuh angka angka data statistik

Nanang Suryadi Baca Puisi di Setiap Senja

Sila ditengok juga: Puisi Universitas Brawijaya  Nanang Suryadi Lecture UB Web Nanang Suryadi