Skip to main content

Contoh Puisi Imaji

IMAJI

dia seorang perempuan

"karena ia adalah imaji. sebagai ilusi. yang telah memabukanku. maka
kuterima bayang-bayangnya menyetubuhi diriku."

dia seorang perempuan

"karena demikian indah kenangan itu. walau tak sampai. walau. maka
aku tolak saja segala kenyataan. yang tak seindah imaji. ilusi yang
memabukanku hingga kini."

dia seorang perempuan

"karena ia adalah imaji. sebagai ilusi. yang telah memabukanku. maka
akan kuusir ia. jika datang sebagai daging segar lelaki!"

dia seorang perempuan
di imaji lelaki



PENGEMBARA MALAM
: heriansyah latief

pengembara malam penggembala angin pejalan sunyi merindu cinta di
dekap rembulan yang sempurna cahayanya disebutnya sebuah nama nama
yang melintas di lintas hidupnya o kenangan o harapan o kenyataan o
menikam dadamu hingga darah hingga jadi debu yang diterbangkan angin
di sampaikan ke dalam dadanya sebagai rindumu sebagai cintamu sebagai
dirimu yang menyelinap dalam jantung hatinya yang darah





Comments

Popular posts from this blog

Aku Merindukanmu

aku merindukanmu, tapi jarak dan waktu mengurungku o mata, siapa simpan kesedihan di situ, dalam bening sedu sedan tertahan, dalam dada aku merindukanmu, kau harus percaya itu seperti kau tahu, yang merindu menunggu saat memburu tuju!

Contoh Puisi Post modern dan Post colonial

DONGENG HANTU DI KOTA SAJAK Buat: penyair w hantu telah meledakkan mimpi kota kota di malam malam panjang mengerikan sebagai teror yang dicipta dalam koran dan televisi dan film holywood di mana tak ada rambo atau james bond yang mampu mencegahnya karena kesumat telah menjadi seamuk mayat yang dibangkitkan dari kuburnya dengan dendam dan belatung dari borok luka yang penuh darah dan nanah gentayangan menghampiri sajak yang penuh kegelapan bahasa yang telah menjadi sulapan dari dunia kegelapan menghantuimu dengan mulut mulut nganga berbau busuk propaganda tak henti henti dari botol botol minuman impor berlabel franchise formula dan resep paha ayam bumbu tepung menyerbu lambung kanak kanakmu sebagai sampah yang dilesakan ke dalam lapar negara negara dunia ketiga yang mabuk bahasa iklan dan ekstasi yang menjungkirbalikan kepala hingga di bawah telapak kaki para monster yang telah menciptakan frankenstein dan domba dolly berkepala manusia di pesta pora membunuh angka angka data statistik

Nanang Suryadi Baca Puisi di Setiap Senja

Sila ditengok juga: Puisi Universitas Brawijaya  Nanang Suryadi Lecture UB Web Nanang Suryadi