Skip to main content

Puisi Untuk Sahabat Cecil Mariani

TENGGAT
: cecil mariani

aku lihat engkau
di tenggat waktu
menumpuk segala
kesibukan
di batas waktu
mengejar segala entah mimpi
o, bayang-bayang yang melukis kaca jendela
penanggalan yang tak berhenti
berhamburan ke dalam dada
ruang kosong
mungkin selintas bayang
selalu terbang dari asap rokok
sebuah harap, atau mungkin kenangan
dari masa lalu yang lindap
wajahnya
bikin cemburu waktu
yang mengabadikan segala yang fana
dalam kata-kata
sebagai dilukisnya wajahmu
pada guci
abadi sebagai puisi

Comments

Popular posts from this blog

Nanang Suryadi Baca Puisi di Setiap Senja

Sila ditengok juga: Puisi Universitas Brawijaya  Nanang Suryadi Lecture UB Web Nanang Suryadi

DI PENGHUJUNG OKTOBER

hujan masih terus gemericik. senja kehilangan semburat cahaya. langit warna kelabu. apa kabar puisi? sia siakah penyair mengekalkan segala dalam kata. puisi menggigil di bawah gemericik hujan. langit yang kehilangan semburat cahaya. senja yang menyisakan warna kelabu. apa kabar penyair? apakah sia sia aku dituliskan. puisi menggigil menari di bawah gemericik hujan.