Skip to main content

Kota Yang Tenggelam

:jakarta

adakah yang ingin kau tanyakan, pada deras hujan
tapi mungkin cemas telah kehilangan tanya,
juga kata

"kota yang tenggelam, kota yang tenggelam"
ada suara bergema di dalam kepala

adakah yang ingin kau tanyakan, pada deras alir mengalir
tapi mungkin takut telah kehilangan tanya,
juga kata

"kota yang tenggelam, kota yang tenggelam"
ada bisik tak berhenti di telinga

adakah yang ingin kau tanyakan, pada:
suara-suara

Comments

  1. angin yang menenggelamkan kotamu, kutanyakan 1 hal padamu, akan dikemanakan kau bawa lari hatiku ? tidak lihatlah, aku sudah berbisik, menjerit, bahkan histeris, mencari celah untuk bertemu dengan bayangan kekasihku, adakah kau tak bertanya, siapakah aku, dan mengapa aku, ada disini ? apakah kau sudah terhanyut ketika deras hujan menenggelamkan kotamu... dan aku berbisik bertanya pada hatimu. dewi.penyair

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Nanang Suryadi Baca Puisi di Setiap Senja

Sila ditengok juga: Puisi Universitas Brawijaya  Nanang Suryadi Lecture UB Web Nanang Suryadi

DI PENGHUJUNG OKTOBER

hujan masih terus gemericik. senja kehilangan semburat cahaya. langit warna kelabu. apa kabar puisi? sia siakah penyair mengekalkan segala dalam kata. puisi menggigil di bawah gemericik hujan. langit yang kehilangan semburat cahaya. senja yang menyisakan warna kelabu. apa kabar penyair? apakah sia sia aku dituliskan. puisi menggigil menari di bawah gemericik hujan.