Skip to main content

Keyword Puisi

Saya sering mencari kata puisi, namun seringkali google.com sudah menyediakan frasa tambahan, misalnya: puisi cintapuisi cinta bahasa inggrispuisi cinta lucupuisi cinta romantispuisi kangenpuisi kehidupanpuisi kematianpuisi kenanganpuisi kesepianpuisi lucupuisi penantianpuisi perjalanan cintapuisi perjalanan hiduppuisi perjuanganpuisi persahabatanpuisi rindupuisi romantispuisi ulang tahunsajaksajak cintasajak kekasihsajak keluargasajak ulang tahunsyair cintasyair kehidupan.

Selain itu sering kali muncul nama Kahlil Gibran, seorang penyair dunia yang terkenal saat memasukkan kata-kunci: puisi. Sedangkan nama para penyair Indonesia yang sering kali langsung muncul di mesin pencari google.com adalah: Chairil, Anwar, Nanang Suryadi, Saut Situmorang, Gola Gong, Sapardi Djoko Damono, Sutardji Calzoum Bachri, Amir Hamzah, Afrizal Malna, Joko Pinurbo, Toto Sudarto Bachtiar, Dorothea Rosa Herliani, Goenawan Mohamad, Sitok Srengenge, Sitor Situmorang, Widji Thukul, Hasan Aspahani, Nirwan Dewanto, Binhad Nurrohmat,  dll. Coba masukkan kata puisi lalu tulis huruf pada nama depan penyair Indonesia di google.com, biasanya google akan langsung melengkapi nama tersebut. Hal tersebut menandakan puisi penyair tersebut sering dicari di intenet menggunakan gooogle.com.

Comments

Popular posts from this blog

Aku Merindukanmu

aku merindukanmu, tapi jarak dan waktu mengurungku o mata, siapa simpan kesedihan di situ, dalam bening sedu sedan tertahan, dalam dada aku merindukanmu, kau harus percaya itu seperti kau tahu, yang merindu menunggu saat memburu tuju!

Contoh Puisi Post modern dan Post colonial

DONGENG HANTU DI KOTA SAJAK Buat: penyair w hantu telah meledakkan mimpi kota kota di malam malam panjang mengerikan sebagai teror yang dicipta dalam koran dan televisi dan film holywood di mana tak ada rambo atau james bond yang mampu mencegahnya karena kesumat telah menjadi seamuk mayat yang dibangkitkan dari kuburnya dengan dendam dan belatung dari borok luka yang penuh darah dan nanah gentayangan menghampiri sajak yang penuh kegelapan bahasa yang telah menjadi sulapan dari dunia kegelapan menghantuimu dengan mulut mulut nganga berbau busuk propaganda tak henti henti dari botol botol minuman impor berlabel franchise formula dan resep paha ayam bumbu tepung menyerbu lambung kanak kanakmu sebagai sampah yang dilesakan ke dalam lapar negara negara dunia ketiga yang mabuk bahasa iklan dan ekstasi yang menjungkirbalikan kepala hingga di bawah telapak kaki para monster yang telah menciptakan frankenstein dan domba dolly berkepala manusia di pesta pora membunuh angka angka data statistik

Nanang Suryadi Baca Puisi di Setiap Senja

Sila ditengok juga: Puisi Universitas Brawijaya  Nanang Suryadi Lecture UB Web Nanang Suryadi