Skip to main content

Ada

ada yang gundah, menatap hidup yang kian entah

ada yang menggigil, hadapi hidup yang degil

ada yang merasa bosan, tak ingin lagi mengirim pesan

ada yang merasa sunyi, langit tak berbisik lagi

ada yang berkelebat, semacam kata yang sesat

ada yang meretak, di dalam cermin dia berteriak

ada yang mencercah, di mata harap sesal terpecah

Comments

Popular posts from this blog

Nanang Suryadi Baca Puisi di Setiap Senja

Sila ditengok juga: Puisi Universitas Brawijaya  Nanang Suryadi Lecture UB Web Nanang Suryadi

DI PENGHUJUNG OKTOBER

hujan masih terus gemericik. senja kehilangan semburat cahaya. langit warna kelabu. apa kabar puisi? sia siakah penyair mengekalkan segala dalam kata. puisi menggigil di bawah gemericik hujan. langit yang kehilangan semburat cahaya. senja yang menyisakan warna kelabu. apa kabar penyair? apakah sia sia aku dituliskan. puisi menggigil menari di bawah gemericik hujan.