Skip to main content

Nama Yang Diterbangkan Dari Puncak Menara



kekasih demikian sayup suara,
dalam gigil angin senja,

namamu diterbangkan dari puncak menara

o, engkau yang kian samar,
demikian sayup memanggiliku

kembali

setulus cintamu
gemetarkan aku penuh rindu

zikir dalam sunyi diri sendiri


mampang, agustus 2002



Comments

Popular posts from this blog

Nanang Suryadi Baca Puisi di Setiap Senja

Sila ditengok juga: Puisi Universitas Brawijaya  Nanang Suryadi Lecture UB Web Nanang Suryadi

DI PENGHUJUNG OKTOBER

hujan masih terus gemericik. senja kehilangan semburat cahaya. langit warna kelabu. apa kabar puisi? sia siakah penyair mengekalkan segala dalam kata. puisi menggigil di bawah gemericik hujan. langit yang kehilangan semburat cahaya. senja yang menyisakan warna kelabu. apa kabar penyair? apakah sia sia aku dituliskan. puisi menggigil menari di bawah gemericik hujan.