Skip to main content

KUPU-KUPU DAN BUNGA

sabarlah, kata embun kepada kupu. sebentar kan mekar bunga yang kuncup. bersabarlah, jika kau benar mencinta.

kupu berkata kepada bunga: “aku ingin menulis puisi tentang kita, agar kuncup hatimu menjadi mekar yang terkabar”

Malang, 2011

Comments

Popular posts from this blog

Nanang Suryadi Baca Puisi di Setiap Senja

Sila ditengok juga: Puisi Universitas Brawijaya  Nanang Suryadi Lecture UB Web Nanang Suryadi

DI PENGHUJUNG OKTOBER

hujan masih terus gemericik. senja kehilangan semburat cahaya. langit warna kelabu. apa kabar puisi? sia siakah penyair mengekalkan segala dalam kata. puisi menggigil di bawah gemericik hujan. langit yang kehilangan semburat cahaya. senja yang menyisakan warna kelabu. apa kabar penyair? apakah sia sia aku dituliskan. puisi menggigil menari di bawah gemericik hujan.