Posts

Showing posts from January 11, 2012

Puisi Baru Akhir Abad 20 dan Awal Abad 21

PUISI NANANG SURYADI


MEMO PADA SUATU KETIKA
tiba-tiba kau datang mengirim pesan: datanglah, saat senja. aku menunggumu, dengan segala impianmu tentang
diriku. kau pernah berpikir bahwa aku bersayap? ya, sayapku berupa
warna-warna gemerlap. mungkin akan mengagumkanmu. mungkin tidak. karena
segalanya kau impikan. diriku diselubungi segala cahaya. katakan, jangan menangis, padanya. yang mungkin akan kehilangan. jangan
takut. karena segala yang fana akan pudar. akan tamat. jangan lupa, saat itu
KAU BEGITU MENYEBALKAN
sungguh, kau begitu menyebalkan. dengan impian-impianmu. dunia sudah
sedemikian susah. mengapa kau terus gaduh di situ. mari kita diam saja.
hai, mengapa kau terus mengomel? dasar pemimpi! "tapi dunia sudah demikian tak memiliki hati. hidup menjadi lintasan
video klip. berkelebat ke sana ke mari. ledakan bom di kota-kota tak
membuat hati kita sedih. pipi cekung kanak-kanak kelaparan tak membuat
kita iba. apa yang salah pada nurani kita? mungkin telah menjadi
batu..." sungguh, kau begi…

Google+ Followers

Archive

Show more

Labels

Show more