Posts

Showing posts from May 3, 2017

SEORANG ANAK, REMBULAN DAN MATAHARI

rembulan merah darah, tunjuk anak pada langit itu bulan mengapa marah matahari merah darah tunjuk anak pada cakrawala itu matahari mengapa nangis? darahnya leleh pada mata matahari, rembulan mencium seorang anak yang selalu bertanya-tanya dan kata mereka:"syukurlah, tak kau butakan matahati..." Malang, 1993 - 1994 Sila ditengok juga: Puisi Universitas Brawijaya  Nanang Suryadi Lecture UB

Popular posts from this blog

Aku Merindukanmu

Link Arsip Puisi Nanang Suryadi

Archive

Show more

Labels

Show more