Skip to main content

Puisi Cinta dan Rindu Kepada Tuhan

SEBAGAI PECINTA YANG MERINDU WAJAHNYA

demikianlah hiruk pikuk serta sihir dunia telah memabukannya hingga terasa perutnya diaduk-aduk benaknya diaduk-aduk dadanya diaduk-aduk hingga ingin dimuntahkan segera seperti gelas yang penuh dan luber dan mengalir ke mana entah mungkin ke ketiadaan atau asal mula segala persoalan sebagai diingatnya kekosongan menemui diri sendiri ditumpahkan segala tangis dan aduhnya pada kesunyian seperti abad-abad kesunyian al-kahfi atau keheningan hira di mana muhammad menekuri kesejatian hidup hingga malam-malam adalah tangis ruh yang merindu kekasih yang menghembus cintanya ke dalam dada sendiri ingin kembali pulang terbang menembus tabir-tabir rahasia wajahnya yang maha rahasia wajahnya di tabir cahaya di lapis cahaya hingga ia menari dalam dendang lagu rindu yang menghentak-hentak hingga terbang dalam dawam-lafaz nama kekasih yang dirindu yang tak terhingga jarak dan waktu sebagai likuliku pendakian ke hakikat makrifat terbang dengan sayap yang robek dan patah di tengah taifun badai menghempashempas membantingbanting ke tebing tebing derita bahagia sebagai kesunyian yang diterima para pecinta yang merindu wajahnya.


Depok, 2002


Comments

Popular posts from this blog

Aku Merindukanmu

aku merindukanmu, tapi jarak dan waktu mengurungku o mata, siapa simpan kesedihan di situ, dalam bening sedu sedan tertahan, dalam dada aku merindukanmu, kau harus percaya itu seperti kau tahu, yang merindu menunggu saat memburu tuju!

Nanang Suryadi Baca Puisi di Setiap Senja

Sila ditengok juga: Puisi Universitas Brawijaya  Nanang Suryadi Lecture UB Web Nanang Suryadi

Mungkin Kau Rindu Sajak

Adalah sajak yang ingin kau baca berulang-ulang: Kumpulan Puisi (Sajak) Religius Sajak-sajak Terbaru dan Terbaik Nanang Suryadi 2011 Contoh Puisi Puisi Yang Sepi Puisi Terbaik di Indonesia Kumpulan Puisi Sunyi Kumpulan Puisi Protes Sosial: Surat Untuk Ibu Pertiwi Contoh Sajak Rindu kepada Tuhan Sajak Di Akhir Tahun