Puisi itu, Asan

Puisi itu, Asan

:hah

aku melirik puisi, dia sedang terduduk bersandar di sofa, mukanya
sedikit tertekuk, aku tersenyum sendiri di dalam hati, karena kutahu
dia sedang menanti, menanti dan menanti. sebentar lagi kataku,
meremangkan bisik rahasia, hingga engkau menjadi...

Comments

Popular posts from this blog

Ku Ingin Menulis Sajak Cinta Terbaik Sepanjang Masa

Aku Merindukanmu

DONGENG ONDE ONDE LUMUT

Archive

Show more

Labels

Show more