Skip to main content

Ada

ada yang gundah, menatap hidup yang kian entah

ada yang menggigil, hadapi hidup yang degil

ada yang merasa bosan, tak ingin lagi mengirim pesan

ada yang merasa sunyi, langit tak berbisik lagi

ada yang berkelebat, semacam kata yang sesat

ada yang meretak, di dalam cermin dia berteriak

ada yang mencercah, di mata harap sesal terpecah

Comments

Popular posts from this blog

Aku Merindukanmu

aku merindukanmu, tapi jarak dan waktu mengurungku o mata, siapa simpan kesedihan di situ, dalam bening sedu sedan tertahan, dalam dada aku merindukanmu, kau harus percaya itu seperti kau tahu, yang merindu menunggu saat memburu tuju!

Nanang Suryadi Baca Puisi di Setiap Senja

Sila ditengok juga: Puisi Universitas Brawijaya  Nanang Suryadi Lecture UB Web Nanang Suryadi

Mungkin Kau Rindu Sajak

Adalah sajak yang ingin kau baca berulang-ulang: Kumpulan Puisi (Sajak) Religius Sajak-sajak Terbaru dan Terbaik Nanang Suryadi 2011 Contoh Puisi Puisi Yang Sepi Puisi Terbaik di Indonesia Kumpulan Puisi Sunyi Kumpulan Puisi Protes Sosial: Surat Untuk Ibu Pertiwi Contoh Sajak Rindu kepada Tuhan Sajak Di Akhir Tahun