Merunduklah Sebenar Merunduk

kita mengendap pada cuaca yang lindap, berbekal harap, bertemu tatap. merunduklah sebenarnya merunduk, sayang, karena kita memang hanya padi ditidurkan angin. apa yang ingin kita sombongkan, sayang, kita tak punya apa apa, selain cinta. kebahagiaan itu, sayang, detik demi aku mencintaimu, dengan rasa syukur tak terhingga.

Malang, 2011

Comments

Google+ Followers

Popular posts from this blog

Aku Merindukanmu

DONGENG ONDE ONDE LUMUT

SEPANJANG JALAN

Archive

Show more

Labels

Show more