Agar Kau Catat

buat: wilu ningrat

aku tulis sajak ini, saat hujan menyapa tak henti, karena tanda baca datang dan pergi. mungkin puisi harus dipahat di dinding dinding kenang. agar kau catat. kau ingat. pernah ada sahabat memahat dindingmu. dengan puisi. demikian khidmat.

Malang, 2010

Comments

Google+ Followers

Popular posts from this blog

Aku Merindukanmu

DONGENG ONDE ONDE LUMUT

SEPANJANG JALAN

Archive

Show more

Labels

Show more