MEMBACA

Sehelai demi sehelai,
sehalaman demi sehalaman,

detak jantung semakin cepat.

Di halaman akhir,
napasnya berhenti.

Comments

Popular posts from this blog

Aku Merindukanmu

DONGENG ONDE ONDE LUMUT

Ku Ingin Menulis Sajak Cinta Terbaik Sepanjang Masa

Archive

Show more

Labels

Show more