Puisi yang menggigil menembus hujan

puisi datang
menembus deras hujan
berbalut kata-kata
tetap kuyup tubuhnya

hujan yang tak mengenal musim
datang tak diundang
pulang tak minta diantar

puisiku menggigil
di derai hujan
tak ada yang peduli
menggigil sendiri

sepertiku saat ini

Comments

Google+ Followers

Popular posts from this blog

Aku Merindukanmu

DONGENG ONDE ONDE LUMUT

SEPANJANG JALAN

Archive

Show more

Labels

Show more